TEHNIK PENYAMBUNGAN
FIBER OPTIK
Penyambungan serat optik atau yang sering disebut dengan splicing serat optik dilakukan pada saat serat putus yang dikarenakan oleh faktor dari luar seperti terkena senar layangan,cangkul,jangkar,dan lain-lain atau untuk menghubungkan ujung serat optik pada saat instalasi dengan jarak yang jauh.Dengan melakukan splicing ini kita akan dapat mengurangi redaman.Hal ini disebabkan bila kita menggunakan konektor biasa untuk menghubungkan kedua ujung serat optik,maka kita akan mendapatkan redaman yang lebih besar dibandingkan melakukan teknik splicing.
1. Bahan-Bahan Penyambungan Optik
No
|
Nama bahan
|
Spesifikasi
|
Satuan
|
Jumlah
|
1
|
Kabel fiber optic
|
AT&T
|
Meter
|
300 m
|
2
|
Kain majun
|
Standard
|
Lembar
|
Secukupnya
|
3
|
Alcohol
|
Alcohol antiseptik
|
95%
|
Secukupnya
|
4
|
Tinner / Solar
|
Standard
|
Liter
|
1 liter
|
5
|
Sleeve Protection
|
Standard
|
Buah
|
24
|
6
|
Clousure
|
Standard
|
Buah
|
1
|
7
|
Ties
|
Standard
|
Buah
|
Secukupnya
|
8
|
Tissue
|
Standard
|
Pack
|
1
|
2. Alat-Alat/Perangkat Penyambungan Optik
No
|
Nama alat
|
Spesifikasi
|
Satuan
|
Jumlah
|
Pemilik
|
1
|
Fusion Splicer
|
Standard
|
Buah
|
1
|
PT.Indosat
|
2
|
OTDR
|
Standard
|
Buah
|
1
|
PT.Indosat
|
3
|
Fiber Stripper
|
Standard
|
Buah
|
1
|
PT.Indosat
|
4
|
Fiber Cleaver
|
Standard
|
Buah
|
1
|
PT.Indosat
|
5
|
Toolkit
|
Standard
|
Buah
|
1
|
PT.Indosat
|
3.Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Penyambungan Serat Optik
Dalam melakukan splicing ada hal-hal yang harus diperhatikan agar splicing bisa berhasil dan juga untuk keselamatan kerja.Hal-hal tersebut antara lain:
1. Sebelum melakukan splicing usahakan agar semua peralatan dan bahan serta tangan kita sebersih mungkin sebab adanya kotoran pada serat optik dapat menyumbang redaman pada serat.
2. Selalu letakkan tangan di belakang cutter ketika sedang melakukan pengupasan pelindung serat.
3. Jangan menginjak tube karena akan merusak core yang ada di dalamnya sehingga bisa menyebabkan core pecah atau retak.
4. Sebaiknya jangan mendekatkan cairan alkohol ke mata kita sebab cairan alkohol bisa menguap ke udara.
5. Jangan menggulung core dengan diameter yang sangat kecil karena bisa membuat core putus.
6. Jangan membuang core sembarangan sebab bila menembus kulit dikuatirkan bisa masuk ke aliran darah dan mengganggu kesehatan.
7. Selalu perhatikan perlindungan pada kaset agar air tidak dapat masuk kedalam kaset dan bisa merusak serat tersebut.
8. Ikuti prosedur atau langkah-langkah yang ada.
4. Langkah-Langkah Instalasi
Dalam hal ini kita menggunakan kabel serat optik untuk udara. Berikut ini adalah prosedur atau langkah-langkah dalam melakukan penyambungan atau splicing serat optik :
1. Ukur dengan menggunakan meteran sepanjang ± 200 cm (dalam keadaan baik) dari ujung kabel lalu tandai dengan isolasi atau spidol
2. Setelah itu mengupas pelindung tube yang berwarna hitam sepanjang batas tersebut.
Langkah-langkah untuk membuka pelindung :
a) Sebaiknya dilakukan secara sedikit demi sedikit sepanjang 25 cm dengan cara potong memutar dengan fiber klipper agar lebih mudah dan tidak takut mengenai kabel tub yang di dalamnya.
b) Kemudian Patahkan sedikit dan memutar pada bekas potongan dan sudut patah tidak boleh 30o agar tube tidak ikut patah.Lalu tarik sehingga yang terlihat hanya benang pelindung dan kupas benang tersebut dengan cutter sehingga yang terlihat hanya tube yang dilapisi jelly.
3. Bersihkan tube dari jelly dengan kain yang sudah dibasahi dengan thinner-B /solar sampai bersih.
4. Ukur tube tersebut dari batas isolasi sepanjang + 100 cm beri tanda dengan spidol. Lalu kupas tube pada batas tersebut dengan menggunakan pemotong tube dan sebaiknya dilakukan sedikit demi sedikit sepanjang 50 cm dengan cara memutar pemotong tube searah jarum jam sebanyak 2 kali lalu patahkan dan jangan lebih dari 30o agar serat optik tidak ikut patah, lalu tarik tube sehingga yang terlihat hanya serat optik saja yang dilindungi oleh jelly. Lakukan berulang-ulang sampai sepanjang + 100 cm dari ujung tube.
5. Bersihkan core tersebut dari jelly dengan Tisue yang sudah dibasahi dengan thinner-B sampai bersih dan semua core terurai.
6. Gulung serat optik dengan bentuk melingkar agar aman,rapih,tidak kotor dan tidak mengenai tanah.
7. Penempatan serat optic pada kaset.
Spiral Pengikat Tube Core Kaset
Gambar Penempatan serat optik pada kaset
Langkah-langkah penempatan kabel fiber optik pada kaset
a. Kupas kabel tube sekitar 60cm dari ujung kabel untuk membuka core/serat optic.
b. Masukkan kabel ke dalam kaset secara melingkar
c. Susun secara berurutan sesuai dengan kode warna kabel,dalam satu kaset maksimal dapat di susun 4 tube.
d. Setelah kabel tersusun rapih dalam kaset kemudian lakukan penyambungan.
e. Apabila penyambungan telah selesai lalu susun kembali serat optic di dalam kaset hingga rapih kembali.
f. Kemudian setelah semuanya rapih lalu kunci kaset dengan baut di dalam closure kemudian tutup closure.
g. Letakkan closure pada lubang joint lalu kubur closure tersebut
5. Langkah-Langkah Penyambungan(Splicing)
1) Terlebih dahulu masukkan plastik khusus untuk melindungi bagian core yang telah di-splice.
2) Kupas core dari jaketnya menggunakan fiber stripper dengan cara memposisikan stripper agak miring, tahan lalu tarik ke ujung core / serat optik secara perlahan.
3) Setelah terkupas bersihkan core / serat optik dengan tissue yang sudah dibasahi dengan alkohol.
4) Lalu masukkan ke dalam pemotong core dimana kita menempatkan ujung jaket pada skala antara 15 dan 20, lalu potong. Pada saat memotong, pisau harus dijalankan dengan kecepatan yang sesuai dan konstan.
5) Setelah itu kita masukkan ke dalam splicer yang berfungsi menyambung core. Jangan sampai ujung core menyentuh sesuatu benda sebab akan menambah redaman.
Gambar Peletakan serat optik pada splicer
6) Setelah kedua core / serat optic di masukkan ke dalam splicer kemudian tekan tombol set maka secara otomatis splicer akan meleburkan kedua core dan menyambungnya. Tunggu sampai layar menunjukkan estimasi redaman lalu tekan reset maka layar akan kembali ke tampilan awal.
7) Hasil kualitas sambungan / estimasi redaman adalah 0,00 sampai dengan 0,03 maka nilai sambungannya baik dan apabila nilai sambungan menunjukkan melebihi dari 0,03 maka kualitas sambungan tersebut jelek.
8) Setelah itu keluarkan core / serat optik tersebut lalu geser slivee protection tadi ke sisi core / serat optik yang telah mengalami proses splice. Kemudian masukkan ke bagian splicer yang berfungsi untuk memanaskan slivee protection tersebut. Tunggu sampai splicer mengeluarkan bunyi lalu keluarkan.
9) Kemudian letakkan core kembali ke dalam kaset.
6. Rugi-Rugi Dalam Penyambungan
Rugi-rugi penyambungan dapat terjadi karena :
a. Perbedan struktur serat optik antara lain:
v Diameter core tidak sama.
v Letak core tidak berada di tengah.
b. Kualitas penyambungan antara lain :
v permukaan serat tidak rata.
v Sumbu serat tidak sejajar.
v Penyimpangan sudut.
v Serat masih basah.
v Ujung serat menyentuh sesuatu
v Serat optic yang kotor.
7. Kualitas Penyambungan
Untuk mendapatkan kualitas penyambungan yang baik harus diperhatikan :
v Kualitas kabel yang sesuai spesifikasi
v Alat sambung yang baik.
v Lingkungan harus bersih.
v Jointer harus berpengalaman.
Dengan melakukan penyambungan secara baik,kita diharapkan bisa memperoleh redaman yang sekecil mungkin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar